Azimah Wifik Adalah Sebuah Sarana

SEBUAH doa permohonan yang diwujudkan dalam bentuk tulisan disebut wifik. Sebagian ada yang menyebut dengan istilah rajah. Sedangkan aturan pembuatannya mengikuti aliran tertentu sesuai yang diikuti penulis atau pembuatnya.

Setiap aliran dalam ilmu rajah memiliki aturan tersendiri. Namun, pada umumnya, mereka meyakini bahwa setiap huruf hijaiyah yang ditulis berdasarkan ilmu batin, itu mengandung kekuatan gaib yang disebut khodam huruf.

Selain ada keyakinan tentang kekuatan khodam huruf, di dalam penulisan wifik juga mengandung ยท unsur doa. Sehingga, kalau diamati, hampir sebagian besar huruf yang ditulis dalam lembar wifik itu merupakan kalimat doa yang bersumber dari Alquran, hadis dan kalimat hikmah. Seorang ahli hikmah pernah mengisahkan. Seorang lelaki merasa heran dengan azimat yang diberikan Ibunya. Karena penasaran, azimat itu pun dibukanya.

Ternyata, azimat itu bertuliskan kalimat : Ya Allah, selamatkanlah anakku dari segala mara bahaya. Azimat ini tidak ditulis oleh orang yang berilmu batin tinggi, melainkan ditulis oleh Ibu kandungnya sendiri.

Tentu, karena ketulusan hati sang Ibu, si anak yang selalu membawa azimat itu selalu terhindar dari segala mara bahaya.

Nah, bisa disimpulkan bahwa jika Anda mempunyai kemampuan membuat azimah, maka buatlah. Jika tidak maka azimah Anda tidak ada manfaatnya.